Sabtu, 04 Oktober 2014

4 Oktober 2014

Di tanggal ini aku ingin berkeluh kesah, aku baru saja melakukan hal yang tidak seharusnya aku lakukan sebagai anak. Yang dalam tabiatnya haruslah menurut kepada kedua orangtuanya namun disini berbeda hal tentang apa yang aku rasakan, atas semua kekang dan larangan yang terlampau sering diajukan. Aku memang anak tunggal anak kesayangan yang tak cantik rupawan yang bukan pula tuan putri dari suatu kerajaan, aku hanya seorang anak gendut tak cantik tak pula semampai serta hanya anak perempuan biasa dari keluarga yang terlampau biasa yang mungkin untuk membicarakan hak dan cinta pun tak pantas.

Aku ingin sekali berucap segala keluh kesah kepada beberapa sahabatku. namun apa yang mereka lakukan padaku ? paling pantar hanya bisa tertawa diatas penderitaanku yang lebih parahnya malahan mereka mengumbar aibku kepada kawanan yang lain untuk tau semua problem permasalahanku, tak heran aku itu lebih baik berdiam diri dan menutup diri dari dunia luar karna mungkin kehadiranku tak pernah dianggap oleh siapapun.

Aku itu tak cantik, tak ramping, tak putih bersih bening bagaikan tuan putri yang selalu diperlakukan oleh keluargaku dan kedua orangtuaku, jadi menurutku semua perlakuan yang mereka lakukan terhadapku itu bukan hal yang pantas untukku.

Aku itu sudah genap 18 tahun dan sampai saat inipun aku belum pernah merasakan cinta, cinta yang tulus dari seorang pria maupun keluarga, aku anggap semua ini tak pernah nyata hanya intermezzo yang dititipkan oleh tuhan dan hal yang selalu dan terlampau sering aku lakukan hanya  menangis. dan hingga saat inipun hanya aku yang tau jika aku yang sedang menangis sendiri dikamar sekarang dan tak tau lagi harus berbuat apa karena aku sudah tak memiliki siapa siapa untuk membantu aku mengurangi beban ini

Aku tau ini bukanlah seberapa dengan segala beban yang dipikul oleh kedua orangtuaku untuk sekedar menguliahkanku ke jenjang pendidikan yang lebih baik, namun aku terlampau sering melihat pahitnya kehidupan dibanding yang manis, dan aku takut.

Aku harus apa ?

Aku merasa sendirian dan ketakutan. Padahal akupun belum paham apa yang harus aku takutkan ? dunia ini terlalu kejam jika kita selalu menganggapnya kejam, dan aku merasa seperti SAKIT JIWA.
karena tak bisa menjadi diri sendiri didepan orangtuaku sekali pun untuk sekedar menangis pun aku gak mampu.

Aku  tak tau harus cerita kesiapa, semuanya terlalu sibuk dengan urusannya masing-masing dan aku hanya sendirian berharap ada satu saja manusia yang peduli akan keadaanku, sedihku, kelamku, bukan hanya tau akan semua ceria dan tawaku saja.

Aku merasa tak pernah pantas bahkan hanya untuk menyentuh cinta.
sampai saat ini pun aku hanya punya tuhan satu-satunya yang bisa mengerti akan keadaanku dan menenangkan aku sesaat.


2 komentar: